Profil Ibrahimovic

SBOBET
ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic

 

Biodata Ibrahimovic

Nama Lengkap : Zlatan IbrahimovicTempat Lahir : Malmo, SwediaTanggal Lahir : 3 Oktober 1981Kebangsaan : SwediaPosisi : PenyerangBermain di Klub : AC Milan   

Asal Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic berdarah Bosnia dan Kroasia dan telah memperkuat tim nasional Swedia di ajang Piala Dunia 2002 dan 2006 dan Piala Eropa 2004. Ibrahimovic lahir di Rosengard, Malmö, Swedia. Pemain berkebangsaan Swedia ini menempati posisi sebagai striker. Pada bulan Februari 2009, Ibrahimovic menjadi pemain bergaji termahal di dunia.Ibrahimovic lahir dari pasangan Sefik (yang berasal dari Bosnia) dan ibunya Jurka yang berasal dari Kroasia. Kedua orang tuanya itu berimigrasi ke Swedia. Ibrahimovic mulai bermain bola di usia 8 tahun. Dia akhirnya bergabung dengan klub Malmo FF. Waktu berumur 15 tahun, dia hampir berhenti bermain sepak bola, tetapi manajernya meyakinkan dia untuk terus bermain. Ibrahimovic menandatangani kontrak pertamanya bersama Malmo FF di tahun 1996, dan masuk ke tim senior di musim 1999. Pada tanggal 22 Maret 2001, dia pindah ke Ajax dengan transfer sebesar 7,8 juta Euro.

Karir Profesional Sebagai Pemain Sepak Bola

Ibrahimovic jarang bermain saat Ajax dilatih oleh Co Adriaanse. Tetapi sejak diganti oleh Ronald Koeman pada tanggal 29 November 2001, dia berhasil menjadi pemain inti dan turut mengantar Ajax memenangkan gelar juara Eredivisie musim 2001-2002. Pada tanggal 18 Agustus 2004, Ibrahimovic membuat rekan setimnya Rafael van der Vaart cedera saat pertandingan internasional anatar Swedia dan Belanda. Van der Vaart menuduh Ibrahimovic sengaja membuatnya cedera. Hal ini memicu penjualan Ibrahimovic ke Juventus pada tanggal 31 Agustus 2004 dengan transfer sebesar 19 juta Euro.Di Juventus, Ibrahimovic segera menjelma menjadi pemain penting. Tetapi adanya skandal Calciopoli pada musim 2005-2006 yang membuat Juventus harus turun ke Serie B, Ibrahimovic akhirnya memutuskan untuk pindah meski sudah dibujuk oleh staff Juventus yang baru. Dia kemudian bergabung dengan Inter Milan dengan kontrak 4 tahun dan biaya transfer sebesar 12 juta Euro pada tanggal 10 Agustus 2006.Ibrahimovic memulai debutnya bersama tim nasional Swedia di laga persahabatan melawan Faroe Islands pada tanggal 31 Januari 2001. Pertandingan kompetitif pertamanya terjadi saat melawan Azerbaijan pada babak kualifikasi Piala Dunia 2002 pada tanggal 7 Oktober 2001.Pada 29 Nopember 2009, Zlatan Ibrahimovic mencetak gol pertamanya pada laga derby El Clasico menghadapi Real Madrid yang mengantarkan Barca menang tipis 1-0. Kemudian di awal musim 2010-2011 ia memutuskan kembali ke Seri A, tepatnya bergabung ke AC Milan, dia dipinjamkan satu musim dan disertai opsi pembelian permanen di musim berikutnya.

Gagal di Liga Champion

Untuk kesekian kalinya seorang Zlatan Ibrahimovic kembali harus tersingkir di kancah Liga Champions. Hasil 0-0 di White Hart Lane mengubur ambisi Ibra untuk merebut gelar Liga Champions bersama AC Milan. Trofi Liga Champions, sebuah trofi yang sampai saat ini belum pernah direngkuh Ibra. Ibra hanya bisa menghibur diri akibat kegagalannya untuk kesekian kalinya itu. “Sejauh ini saya yakin dengan penampilan saya dan para pemain lainnya di dalam tim ini yang telah bermain bagus. Saya sebenarnya sudah berusaha mencetak gol tetapi bola itu tetap tidak bisa melewati garis gawang,” ujar pemain timnas Swedia tersebut.Ibra memang dituding sebagai kekalahan Rossoneri di laga tersebut. Ia tak bisa memanfaatkan berbagai peluang menjadi gol.Namun, pelatih Milan, Massimiliano Allegri membela Ibra akibat kegagalannya mencetak gol. “Saya sama sekali tak merasa dikhianati oleh Ibrahimovic. Saya tak akan mengubah opini saya tentangnya karena dia adalah seorang juara, dan dia tampil sangat baik melawan Tottenham. Dia hanya memerlukan gol, tapi telah bekerja keras seperti pemain lainnya,” kata Allegri kepada Il Corriere dello Sport.Ibra memang selalu “sial” setiap kali berlaga di Liga Champions. Padahal ia selalu membawa klub yang dibelanya berjaya di kancah lokal. Pemain bertinggi 195 cm ini turut membawa Ajax Amsterdam merengkuh gelar Eredivisie musim 2001-02 dan 2003-04. Sukses di Ajax, ia memulai pengembaraannya di Italia. Ia langsung membawa Juventus merengkuh dua scudetto musim 2004-05 dan 2005-06 meskipun akhirnya dibatalkan akibat kasus Calciopoli. 

Ironi Ibrahimovic

Tak mau berkarier di Serie-B, Ibra “mengkhianati” Juventus dan hijrah ke klub seteru Inter Milan. Di Inter Ibra terus menunjukkan ketajamannya. Ia membawa tim kota Milan tersebut merebut scudetto tiga musim berturut-turut pada 2006-07, 2007-08 dan 2008-09. Gol-gol Ibra yang sensasional kerap menjadi penentu kemenangan La Beneamata. Musim 2008-09 Ibra mengakhiri musim dengan gelar Capocannonieri alias pencetak gol terbanyak dengan torehan 25 gol.Sukses berkarir di Italia, Ibra akhirnya memilih hijrah ke klub Spanyol, Barcelona. Bagi Ibra, Inter tak memiliki kapabilitas untuk merengkuh gelar Liga Champions, gelar yang sangat diidam-idamkannya. Ibra pindah ke Barca dengan harapan merengkuh trofi Liga Champions.Namun harapan tinggalah harapan. Ibra kembali gagal di Liga Champions. Dan ironisnya, klub yang menyingkirkan Barca tak lain adalah Inter mantan klubnya sendiri. Padahal saat Barca takluk 1-3 di pertemuan pertama, Ibra berjanji akan mencetak 5 gol ke gawang Inter di pertemuan kedua. Harapan yang hanya tinggal harapan. Inter, klub yang ditinggalkan Ibra justru merengkuh gelar Liga Champions. Entah bagaimana perasaan Ibra saat itu.Musim 2009-10 Ibra kembali berkarir di Italia. Tim sekota Milan, Inter adalah klub yang dipilihnya, dengan harapan yang sama trofi Liga Champions. Seperti biasa, Ibra menjadi andalan di klubnya. Ibra menjadi kunci sukses Milan menduduki puncak klasemen Serie-A.  Ia sukses mencetak 14 gol dari 26 penampilannya musim ini. Ibra pun sedikit “narsis” mengenai kesuksesannya tersebut. “Saya adalah pemain terbaik di dunia. Saya benar-benar merasa demikian. Anda habis jika tak percaya terhadap diri sendiri. Fakta bahwa saya tak pernah memenangkan Pemain Terbaik Dunia FIFA atau Ballon d’Or tak berarti saya tak bisa menjadi pemain terbaik,” kata Ibra kepada La Gazzetta dello Sport.Björn Ranelid, salah satu jurnalis harian DN, Swedia ikut mengomentari kehebatan Ibrahimovic, “Dia bisa melakukan gerakan yang tak bisa dilakukan di dunia, dia bisa melakukan improvisasi seperti tarian jazz di lapangan,” ujarnya.Jika Ibra berhasil membawa Rossoneri merengkuh gelar Serie-A, hal itu akan mengukuhkan statusnya sebagai “jagoan lokal”. Ia telah sukses meraih tujuh gelar liga beruntun dengan empat klub dari tiga negara berbeda dan bahkan berkesempatan besar mempertajam rekornya musim ini. Prestasi langka yang jarang diraih pemain lain, meskipun harus tanpa trofi Liga Champions. 

Gol

Di Klub

Tahun                        Klub                                Penampilan      Gol 1999–2001             Malmö FF                              4                  16 gol 2001–2004             Ajax                                     74                  35 gol 2004–2006             Juventus                             69                  23 gol 2006–2009             Internazionale                     88                  57 gol 2009– 10                Barcelona                           29                  16 gol 2010- sekarang?    Milan (pinjaman)                 26                  14 gol

Tim nasional

2001 – sekarang       Swedia                            66 tampil      25 gol(Data sampai dihimpun sampai 11 desember 2011.) 

Prestasi

Ajax

* Eredivisie: 2001–02, 2003–04 * KNVB Cup: 2001–02 * Johan Cruijff Shield: 2003

Inter Milan

* Serie A: 2006–07, 2007–08, 2008–09 * Supercoppa Italiana: 2006, 2008

Barcelona

* La Liga: 2009–10 * Supercopa de España: 2009, 2010 * UEFA Super Cup: 2009 * FIFA Club World Cup: 2009

Individual

* Serie A Top Scorer: 2009 * Serie A Foreign Footballer of the Year: 2005, 2008, 2009 * Serie A Footballer of the Year: 2008, 2009 * Guldbollen (pemain terbaik Swedia): 2005, 2007, 2008, 2009, 2010 * UEFA Team of the Year: 2007, 2009 * Swedish Male Athlete of the Year: 2007, 2010 * Jerringpriset: 2007 

Teka-teki Agama Ibrahimovic

Salah satu hal yang kerap menjadi pertanyaan adalah: Apakah agama Ibrahimovic? Banyak sumber yang menyebutkan pacar dari Helena Seger ini adalah seorang Muslim. Ayahnya, Sefik, yang berasal dari Bosnia adalah seorang Muslim sedangkan ibunya, Jurka adalah seorang Katholik yang berasal dari Kroasia. Tato kirinya yang berhuruf Arab menunjukkan agama ayahnya yang seorang Muslim. Namun, dalam website pribadinya ayah dari dua anak ini ia tak memedulikan agamanya atau bersikap “masa bodoh”. Ada yang menyatakan Ibra mengikuti keyakinan ayahnya, ada pula yang menyebutkan Ibra mengikuti jejak ibunya. Mungkin kita bisa tahu apa agama Ibra dengan menelusuri asal-usulnya. Ibra tumbuh di Rosengard, salah satu kawasan di wilayah Malmo. Kawasan ini cukup terkenal karena menjadi salah satu tujuan imigran Muslim yang masuk Swedia. Di kawasan ini, Ibra berinteraksi dengan sesama imigran Muslim. Mereka memilih kawasan tersebut agar lebih mudah menjalankan kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal menjalankan ibadah dan hubungan antar-sesama Muslim. Di Rosengard bahkan terdapat Malmö Mosque, masjid yang menjadi pusat interaksi umat Muslim di Swedia.Kaum imigran Muslim di Rosengard memilih hidup sedikit terisolasi. Mereka tak ingin larut dalam urusan duniawi, yang menurut mereka bisa mengikis keyakinan. Mereka mencukupi kebutuhan dengan bekerja sesuai kemampuan dan menghasilkan uang.Berbeda dengan kaum imigran Muslim di Gothenburg, mereka lebih membuka diri pada dunia luar. Kehidupan mereka jauh lebih mapan dan sejahtera. Lapangan pekerjaan yang mereka geluti juga beragam. Mulai dari kerja kantoran dengan jabatan strategis hingga buruh pabrik. Bahkan tak sedikit yang bekerja di Volvo, salah satu perusahaan mobil tekenal di dunia. Agen Bola